Tuesday, April 14, 2009

Berkumpul dengan kawan lama

1 hari setelah berlangsungnya pesta demokrasi di Indonesia, yaitu tanggal 10 april 2009, aku mengadakan pertemuan kecil2an dengan teman2ku semasa SD dulu... *bayangpun, qta uda bteman lebih dari 2/3 umur qta, hoho ;)
Dan terakhip bertemu adalah 2taun yg lalu saat reuni, setelah 9 tahun berpisah.
Semoga kita tetap menjalin persaudaraan ini teman :).
Oh ya, pertemuan ini awal mulanya diprakarsai oleh mitha, dy berencana mengumpulkan teman2 semasa SD dulu, mumpung ada libur lumayan panjang...
Tapi ternyata, yg bisa pulang ke Magelang tercinta :x hanya 5 orang, yaitu aku, mitha, dzick, fitri, n dimas...

Seperti saat kami kecil dulu, basecamp masih tetap di rumah mith. Kami janji berkumpul sehabiz dzuhur...

*aku ceritakan sedikit perjalananku menuju rumah mith*

Sekitar pukul 12.30 WIMA (wktu Indonesia bagìan Magelang Atas) temanku dzick menjemputku.
Saat dia sampai, aku sedang siap2, jadilah dia menungguku beberapa lama, sambil ngobrol ma bapak ibu.
Setelah beres dan berpamitan, akhirnya kamipun berangkat. Butuh waktu sekitar 25menit untuk sampe di rumah mith. Teman2 bilang rumahku pelosok desa, jauh dari peradaban, haha *asyeeeemmmm*
Namun, waktu itu kita muter2 dulu, jadi jam 13.30 barulah sampe di rumahnya.
Setelah semua berkumpul (aku,mith,dzick,dimz) kami berencana ke Rs Harapan bwt nengokin eyangnya Fitri.
Saat aku akan menghidupkan mesin motor, dimz bilang"wiz bareng aku wae" (udah, bareng aku aja).
Dan akhirnya kami berempat naek mobilnya dimaz. *senengnya jadi gag perlu panas2* hahaha (jiwa kampunganya keluar :P)


Setelah beli sdikit oleh2, kami menuju Harapan. Namun ternyata keberuntungan tak berpihak pada kami. Waktu itu rs sedang tutup karena pasien sedang dimandikan.
Setelah beberapa saat menunggu di resepsionis seperti orang ilang, akhirnya bosen juga. Mith n dimz berjalan2, menemui fitri dari balik jeruji besi (ini mau besuk orang sakit ato mau nengokin napi seh??)
Dari perundingan berbatas jeruji besi itu, mereka menemukan ide untuk masuk ke bangsal tanpa harus menunggu lama.

Cara2 yg kami lakukan yaitu:
Pake kartu tunggu yang sebenarnya diperuntukan bagi keluarga pasien. Tapi,daripada kami jamuran, jadilah kami berpura2 menjadi keluarga pasien. Syaratnya, 1 kartu untuk 1 orang.
Karena cuma ada 1 kartu untuk 1 pasien, sedangkan kami berempat, maka kami memutuskan untuk masuk 1 per satu dan merolling kartu itu lewat jeruji besi.
Orang pertama yg masuk yaitu dzick *terselamatkan*
Kartu dibawa mith, waktu sampe di depan pintu, petugas memeriksa kartu tsb. Melihat sebelumnya ada rombongan yg bisa masuk, aku mengikuti mith dr belakang, sap tau bisa masuk barengan. Tapi bukanya masuk, petugas itu malah mengusir kami keluar karena kepergok merolling kartu. :D
Beuuuuhh....
Mukaku udah merah padam, apa lagi mbak2 resepsionisnya juga ikut ketawa.

Melihat penyamaran yang gagal itu, kami kembali ke jeruji besi. Dan setelah beberapa waktu disana, akhirnya, tante dari fitri menemukan celah penyelundupan manusia2 malang ini.
Beuh, rumah sakit yang dudulz!
Ruang depan diperketat, tapi pintu belakang dibiarin kebuka :D.

Beberapa saat kami di sana, cukup mengharukan juga melihat keadaan eyangnya fitri :'(
Cepet sembuh ya eyang :-)

Setelah dirasa cukup, kamipun cabut dan melakukan rencana berikutnya, yaitu makan2 :D/
*bertindak sebagai bos :mith* yang saat pemilu merayakan hari jadinya yg ke 1/5 abad. *tua jg km mith :p*

Namun sebelum itu, kami sempat mampir ke smansa mgl, alias GHS untuk foto2....
Eeehh... Maksudnyah shalat ashar :P
Sedangkan dimas memilih shalat di masjid walikota.

Tak lupa kami mengabadikan moment di smansa itu (maap fotonya lum aku upload)
Setelah sejenak bernarso2 ria (sejenak??) Kami cabut buat nyamperin dimas ke masjid pemkot yg ada di seberang jalan. Tapi ternyata dimas uda menjemput kami di depan gerbang smansa (mungkin gara2 kelamaan nunggu kali yah?)haha


Setelah perdebatan yang cukup alot tentang dimana kami akan melakukan aksi perampasan, akhirnya diputuskan, kami makan di Kafe Teras.
Ternyata harga makanan di kafe itu lumayan mahal bagi ukuran mahasiswa seperti kami (tapi tak apalah mumpung gretong, ada yg bayarin) :D
*ketawa setan*
Sempet ku lihat muka mith yg ditekuk, karena membayangkan kebangkrutanya setelah keluar dari tempat ini, kasian siiihh... Tapi kesempatan ditraktir belum tentu datang 2x kan? :p
Jadi, aku tega2in aja liat mith yg memelaz itu :pv
But, thx a lot y mith trktrnya, kapan2 lg :-)
Haha...

Oh ya, di tempat ini pun kami tak lupa buat menyalurkan bakat terpendam *foto2*
(Sekali lg maap, foto2 imud itu belum dapat ditampilkan karena keterbatasan media)

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.xx. Kami pun berencana segera pulang.

No comments:

Post a Comment